Wednesday, February 27, 2008

Badminton Competition: Peserta Mbludak

Berdasarkan email Arin dan IL

Athens (23/2/2008). Menurut laporan pandangan mata dan juga laporan pengalaman dari para peserta yang hadir, acara Badminton Tournament yang di selenggarakan oleh PERMIAS kemaren berlangsung dengan sukses. Terbukti lebih dari 30 peserta dari berbagai negara seperti AS, China, India, Jepang, Korea, Malaysia, Ameraka Latin, Syiria dan tentunya Indonesia mendaftarkan diri untuk bertanding dalam turnamen tahunan Permias itu.

Mbludaknya jumlah peserta ini diungkapkan oleh salah satu wasit IL “youtube” sangaji: “Aku yg datang pas setengah dua pun tekaget2 dengan jumlah peserta yg melimpah. sampe2 courts di area A Ping Center gak ada space lg buat org lalu lalang sehingga sering kali terpaksa banyak yg harus melewati masuk ke dalam garis lapangan yg sedang ada pertandingannya”.

Alhamdulillah walaupun ada beberapa rintangan dan halangan, semua itu bisa teratasi dengan baik. Crew Permias dari Commons 1306: Tsuy, Ita, Citra, Wini, Niken, Efka jauh-jauh hari sudah bantuin bikin agar-agar yang menyegarkan para peserta. Efka...mba yang satu ini sudah berhasil memukau para peserta dengan pialanya dan juga banner nya yang unik dan lucu,,,ihihi. ..mantaabbh! !! Teh Unie...korlap cabe rawit...turut mensukseskan acara dengan membuat jadual main yang ketat.

Para wasit: IL, Farid, Anton, Firman, Valhan, Brian, Citro, Gugun, Dana, Sandra, dan Taposh (yang ini outsource dari negeri Bangladesh) juga menjadi kunci tertibnya acara. Sementara seksi dokumentasi : Eka, Efka dan Sandra turut berperan dalam mengabadikan moment ini. Crew Permias lain: Maru, mbak Tiwi, mbak Lina, Nelly, Mondi, Chozin, Caesar, Anggi, Bu Yojo juga hadir turut memeriahkan suasana dengan sebagian ikut bertanding dengan semangat 45-nya.

Minggu ini pertandingannya belum selesai dan rencana akan dilanjutkan babak final Sabtu minggu depan. Jadi buat yang masih pengen liat atraksi temen2 yang masuk semi final, minggu depan,,,hari sabtu,,di Ping...(jamnya lupa euyy,,jam brapa ya Gunn,,)? Dateng aja yaaksss!!! “Guguuunn...Citrooo. ..COngratuLation Guys GREAT JOB guYYss!! KEep Up The good sPIRit!!!!”, demikian ungkap sang president Permias, Arin Ceria, menyemangati crew pantia.

Sunday, February 24, 2008

FK Terpilih sebagai Sekretaris Save the Children Chapter OU

Laporan dari Sandra Nahdar

Athens (22/2/2008). Hari ini, salah satu anggota Permias Athens, Fitria Kurniasih atau yang biasa dipanggil FK, baru saja terpilih sebagai sekretaris Save the Children, Chapter OU. Selain FK, pemilihan yang berlangsung di Baker Centre Room 233 pukul 6 sore waktu Athens tersebut juga menetapkan Kristin Dunsky (Mahasiswa peserta Indonesian Conversation Hour) juga sebagai Vice President untuk Undergraduate Affairs.

Save the Children Chapter OU adalah cabang kampus pertama Save the Children di kampus-kampus seluruh USA. Organisasi ini merupakan organisasi nasional USA dengan cakupan kerja internasional meliputi 110 negara. Informasi lebih lanjut mengenai Save the Children dapat dibuka di: http://www.savethechildren.org

Dengan terpilihnya FK sebagai sekretaris, secara tidak langsung, Permias makin banyak punya "ambassador" yang aktif dalam organisasi tingkat internasional. Selamat buat FK, semoga bisa menjalankan tugasnya dengan sukses dan membawa nama harum bangsa!

Saturday, February 16, 2008

Tim PERMIAS Babat Habis Lawannya Pada Kompetisi Futsal di OU

Dilaporkan oleh Gugun Gunardi

Kami melaporkan hasil pertandingan PisPL (Ping indoor soccer Premier League ) dari lapangan area A Ping Center. Pagi ini pukul 11.00 pm, Tim Indonesia yang menamakan dirinya Sriwijaya FC (yang ditentukan secara "semena-mena" oleh sang kapten) berhasil memenangkan dua pertangdingan pertamanya dengan skor 8-0 untuk pertandingan pertama dan 8-5 pada pertandingan kedua.

Pada pertandingan pertama, Sriwijaya FC yang menggunakan tiga pemain asing, berhasil menguasai jalannya pertandingan tanpa adanya perlawanan berarati dari tim lawan. Tercatat 80% penguasaan bola ada pada Sriwijaya FC (berlebihan ya......) dan Sriwijaya FC menang telak 8-0.

Pada pertadingan kedua, Sriwijaya FC awalnya sempat tetinggal 0-1 oleh tim lawan. Namun, berhasil unggul menjadi 3-2. Menit pertengahan babak pertama pertandingan berjalan sangat ketat. Dengan menerapkan pola pressing yang sangat ketat, akhirnya tim lawan berhasil mengejar ketinggalan menjadi 3-3. Akhir babak pertama Sriwijaya FC berhasil unggul 4-3. Babak kedua, Sriwijaya FC lebih tenang dalam memainkan bola sehingga lapangan tengah berhasil dikuasai. Hingga pertengahan babak kedua Sriwijaya masih unggul 6-4. Dengan penuh percaya diri Sriwijaya FC menambah pundi-pundi golnya, sehingga skor menjadi 8-4. Tim lawan berusaha kembali menekan, dan dimenit-menit akhir tim lawan berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 8-5.

Dari 16 gol yang diciptakan oleh Sriwijaya FC, 4 gol diciptakan oleh Anton dan 2 (atau 3) dicetak oleh Brian. Sedangkan sisa gol diciptakan oleh dua pemain asing Massa dan Freddy. Adapun Farid "salossa" berhasil mencetak satu gol, namun wasit membatalkannya karena saat itu posisinya berada dlm posisi offside (posisi dlm kotak yg tidak boleh mencetak gol). Namun sepertinya Valhan "van der vaart" belum menemukan kondisi permainan terbaiknya. Tercatat 6 peluang yg diperolehnya, namun tak satupun yg berbuah gol. Begitu pun dgn striker veteran permias Il capitano (salah ya....itu bkn nama org.....), maksudnya Il Sangaji, belum juga menemukan performa terbaiknya.

Adapun anggota daftar pemain lengkap Sriwijaya FC adalah: Anton (captain), Brian, Farid, Gugun, Il Sangaji, Valhan, Massa (fgn), Freddy (fgn), Michael (fgn)

Persiapan Spring, PERMIAS Mulai Geber Latihan Tari Saman

Laporan dari Winie

Masih pada inget Spring Fest yang akan digeber tahun ini khan?...Naaah, berhubung ini event yang bagus banget buat mengekspresikan dan sekaligus mengenalkan Indonesian culture di ladang bule, maka warga PERMIAS akan ekspresikan Indonesia dengan bahasa tubuh….a.k.a dance performance.

Sehubungan dengan time alert dan kematangan performance, latihan akan segera dimulai, starting from tomorrow; Sunday February 17, 2008 at 1.00 pm (13.00) - Gordy 311.

Mengutip first lady PERMIAS kita bahwa “pada latihan perdana ini nanti, sama2 akan kita diskusikan the next big step” so diharapkan buat kedatangan teman2 semua yang ingin berpartisipasi. Untuk kesempatan perdana ini, latihan akan difokuskan pada tari Saman dulu, but the next big thing-nya, rencananya sih akan ditambah dengan tari2 an laennya yang akan kita diskusikan sambil jalan. So what do you guys say?....let’s do it

Sunday, February 10, 2008

Muhammad Chozin Wins the Southeast Asia Photo Contest held in Ohio University

A photograph by Muhammad Chozin, a student in Southeast Asian Studies Program, titled "Children of the Earth", was chosen as a winner in the Southeast Asia photo exhibit and contest in Athens County, Ohio. The photo was taken in Chozin's home town of Yogyakarta during his summer break 2007. In his title chozin wrote additional sentence: "Kids in Yogyakarta, Indonesia spend their free time after school by swimming in the river. They are taking their evening shower in the river with friends, so they do not have to take shower at home".

Judges chose your photo from an outstanding collection of entrants, based on its photographic quality and significance to Southeast Asia. Judges for the competition included Julia Van Wagenen, visual communications undergraduate student here at Ohio University. Julia works closely with international projects in Yamada House and is also currently pursuing research work in Southeast Asia. Dr. Adam Knee, Assistant Professor in the School of Film, lent his eye for aesthetics to the judging panel. Adam has worked in Southeast Asia for many years and is one of the leading researchers in the country on Thai film. The final judge, Dr. Betsy Partyka, is the Director of the Latin American studies program at Ohio University. She has worked in international studies and research throughout her career.

The photo exhibit is touring throughout area schools for the next few weeks. It will then return to OU campus for the Southeast Asian Studies Program's 40th Anniversary celebration during the first week of March. It will then continue on its tour of area schools until April, when it will be displayed in Casa Nueva Restaurant and Cantina. Then, in May, it will be on tour as part of the International Week festivities.

Unfortunately, because of very strict laws concerning children in photography in the United States, the photo may cause some controversy in its depiction of children in their underwear; therefore, this photo is not be displayed with the exhibit.

Friday, February 08, 2008

Guest Speaker from Indonesia: Damairia Pakpahan

reported by Chozin

Athens (2/06/2007), the Center for Southeast Asian Studies and the Women's Studies program at Ohio University presented a talk by Damairia Pakpahan entitled, "(En)Gendering Justice: Life, Work, and the Women's Movement in Indonesia."

The talk was held on Wednesday, February 6 from 5:10-6:30pm at Baker Center room 243. Moderated Dr. by Elizabeth Collins, the lecture was attended by about 75 students.

Damairia Pakpahan is an Indonesian activist who works on, among other things, migrant and domestic workers' issues in Indonesia. Currently, she is a fellow at the International Center for Tolerance Education in New York.

Indonesia Movie "Mengejar Mas-mas" at Ohio University

reported by Chozin

On Thursday, 2/7/2008 at the Baker Center, the Center for Southeast Asian Studies in partnership with the Dr. Shao You-Bao Overseas Chinese Documentation and Research Center showed an Indonesian movie tittled Mengejar Mas Mas (2007, 94 min., Indonesian w/subtitles).

The show was a part of a new film series to be held every two weeks. This series aims to not only introduce the public to modern Southeast Asian cinema, but also to how some (Southeast Asian) films represent and incorporate the Overseas Chinese. The series is FREE

Sunday, February 03, 2008

Selamat Tinggal Pengurus Lama, Selamat Bekerja Pengurus Baru

Berita berdasarkan kontribusi dari Farid, dkk.

Sudah sekitar setahun pengurus Permias OU periode 2007-2008 di bawah Farid bekerja dan membawa Permias sampai pada tahun 2008. Sementara, pengurus baru untuk periode 2008-2008 di bawah Ibu Presiden, Dyah Ariningtyas (Arin) siap menunjukkan semangatnya unhtuk mensukseskan segala kegiatan Permias OU hingga tahun 2009 (kalau mau nambah juga boleh). Untuk « meresmikan » masa peralihan dari pengurus lama ke pengurus baru, Permias OU menyelenggarakan serah terima. Dengan dihadiri hampir seluruh anggotanya, acara tersebut diadakan di ruang 514 Baker University Center pada jam 12.00-2.00 waktu Athens pada hari Sabtu, 2 Februari 2008.

Permias 2008

Pada kesempatan itu, seluruh anggota pengurus lama sengaja berpakaian rapi layaknya para pejabat Orde Baru. Bapak Sandra dan Bapak Chozin bahkan bergaya menteri kabinet pembangunan ‘porak-poranda’ dengan jasnya (maklum, selama ini gak pernah dipakai). Diawali dengan ramah tamah, senda gurau khas anggota Permias dan menikmati pizza (sogokoan pengurus lama biar LPJ-nya diterima), acara resmi dibuka dan dipimpin oleh Sandra Nahdar.

Permias 2008

Sandra memberi kesempatan kepada seluruh anggota pengurus lama memberikan laporan, kesan dan pesan selama menjadi pengurus Permias. Kesempatan pertama diberikan kepada Farid, ketua Permias yang mendapat julukan Mr. Dry alias garing. Farid menyampaikan beberapa poin, yaitu, ucapan terima kasih atas segala dukungan seluruh anggota Permias terhadap program-program pengurus. Farid juga menyampaikan refleksinya tentang Permias. Menurutnya, Permias adalah kumpulan ide-ide, inisiatif-inisitiaf dan aksi-aksi dari seluruh anggotanya, maka sangat penting bagi pengurus untuk memotivasi seluruh anggota agar bisa mengekspresikan semua potensinya itu. Farid menambahkan, setiap generasi punya style masing-masing dalam mewarnai Permias. Dari lubuk hati terdalam, Farid meminta maaf jika gaya generasinya yang “garing” membuat Permias jadi “salah kaprah.” Karena panjangnya laporan yang dibuat pengurus lama, Farid hanya menginformasikan kalau semua dokumen Permias di bawah pengurus lama sudah dibundel dalam satu CD. Selain laporan kegiatan, CD tersebut berisi notulen rapat, catering guidance, proposal, flyer-flyer kegiatan, sejarah Saman Dance Troupe, dan lain-lain.

Unie sebagai bendahara melanjutkan acara dengan laporan keuangannya. Unie menekankan pentingnya tertib administrasi keuangan untuk memudahkan manajemen, terutama dalam mengatur keuangan yang bersangkutan dengan Ohio University. Unie memberi informasi tentang gambaran umum kondisi keuangan Permias terakhir yang memiliki saldo sekitar $2000 termasuk tambahan bantuan $1000 dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedubes RI di DC. Unie juga mengatakan, jumlah anggota yang lebih banyak sangat membantu pemasukan keuangan Permias dan berpesan supaya bendahara baru lebih “berani” menagih iuran anggota (tambahan dari penulis hii).

Maru sebagai sekretaris menyampaikan kembali tugas utamanya yaitu, mencatat dan mem-file hasil-hasil rapat Permias. Notulensi rapat Permias selama periode 2007-2008 sudah termasuk dalam lampiran laporan yang ada di CD. Secara khusus, Maru mengucapkan terima kasih atas dukungan Permias terhdapa program Conversation Hours bagi murid-murid Bahasa Indonesia yang dibimbingnya bersama Nelly.

Muhammad Chozin, manajer website Permias, menginformasikan perkembangan terakhir pembuatan web resmi Permias OU. Web yang akan diberi nama www.permias-ohio.us ini sudah sampai tahap poersiapan launching. Tim web masih mengapload beberapa data dan berharap akan bisa dilaunching dalam 1-2 minggu ini. Menurutnya, salah satu fungsi website Permias adalah sebagai kantor online, tempat menyimpan beberapa dokumen organisasi yang bisa diakses oleh seluruh anggota yang membutuhkan. Chozin juga menyampaikan kesannya yang mendalam tentang kebersamaan dan fleksibilitas sebagai salah satu kunci “kesuksesan” dalam Permias, di mana masing-masing bisa saling mengisi jika yang lain sibuk dengan tugas-tugas kuliah. Eka Sabeh, ISU representative, juga menyampaikan kesan yang sama mengenai kebersamaan dan fleksibilitas dalam Permias tersebut.

Setelah semua anggota yang hadir menerima laporan pertanggungjawaban pengurus lama, acara dilanjutkan dengan serah terima secara simbolik. Pengurus lama, diwakili Farid yang didampingi seluruh anggota pengurus, menyerahkan beberapa dokumen Permias kepada Arin. Setelah itu, Arin memberikan sambutanya sebagai presiden Permias baru. Arin memohon dukungan semua anggota sehingga program-program Permias di bawah kepengurusannya bisa berjalan dengan sukses.

Setelah prosesi acara serah terima selesai dan ditutup oleh Sandra, acara dilanjutkan dengans sesi yang paling ditunggu-tunggu, yaitu berfoto bersama.

Permias 2008

Hasil foto2 lain, juga bisa dinikmati di link berikut:

http://www.flickr.com/photos/kedungsondari/

Selamat bekerja buat pengurus baru, semoga selalu sukses menjadikan Permias OU lebih maju.

Friday, February 01, 2008

Indonesian Night, Yang Beda yang Membuat Gembira

Dilaporkan oleh Farid Muttaqin

Awalnya sekedar gagasan sederhana untuk menyelenggarakan Indonesian Dinner, makan malam ala Indonesia. Ala Indonesia, baik dari segi makanan yang disajikan ataupun “suasana” yang dibangun. Dengan jumlah warga Permias saat ide ini dicoba dimunculkan kembali, yaitu yang hanya 10an orang, sepertinya akan sangat kepayahan untuk membuat acara cultural night yang mewah.

Tapi gagasan sederhana itu akhirnya menjadi acara penuh gebyar karena hadiah sangat berharga dengan datangnya para warga baru. Rapat persiapan pertama yang hanya diadakan kurang lebih dua minggu sebelum acarapun memutuskan dengan berani supaya Indonesian Night dibuat dengan penuh beda. Semua bersemangat mengerjakan tugasnya masing-masing. Dengan segala persiapan di tengah kesibukan kuliah, pada Jum’at, 25 Januari 2008 jam 6.30-9.00 di Ballroom Baker Center, akhirnya Indonesian Night-pun digelar.

Dengan persiapan yang sangat “mepet”, diputuskan kalau makanan akan dipesan di Taste of Bali, restoran Indonesia yang ada di Columbus. Makanan yang disajikan berupa nasi putih, rending, gado-gado, sambal goreng kentang, kerupuk udang dan cendol. Teh hangat, kopiko dan permen jahe juga tersedia.

Meski hanya mencetak 150 tiket yang semuanya terjual beberapa hari sebelum acara, sekitar 200-an orang hadir di acara tersebut. Tak hanya mereka yang tertarik dan akrab dengan kajian-kajian Indonesia, banyak warga Ohio University dan warga kota Athens yang ikut menikmati acara tersebut. Seluruh anggota Permias OU berdandan khusus dengan memakai berbagai pakaian tradisional Indonesia.

Ballroom Baker Center yang menjadi venue acara ini didekorasi dengan berbagai pernak-pernik khas Indonesia seperti wayang kulit dan ketupat. “Alas meja” dilengkapi dengan peta Indonesia berbingkai foto seluruh warga Permias OU.

Dengan konsep acara yang diusahakan berbeda dengan acara cultural night yang lain, Permias OU berusaha menghibur para audience dengan berbagai macam penampilan seni-budaya, termasuk ritual “selametan”, dan makanan khas Indonesia. Keramahan dan keintiman baik antar tamu dengan tamu maupun antara tamu dengan “tuan rumah” menjadi suasana yang ditawarkan acara ini. Para tamu sudah disuguhi tayangan video tentang Indonesia untuk membawa imajinasi mereka ke suasana Indonesia yang sebenarnya.

Beberapa agenda seni-budaya yang ditampilkan di acara tersebut adalah ritual welcoming guest dengan memberi cenderamata pada perwakilan tamu. “Ritual” lain yang diperkenalkan dalam acara ini adalah potong tumpeng, sebagai simbolisasi berbagi rasa sukur. Wakil Presiden Permias 2007/2008, Sandra Nahdar, juga membawakan keahliannya, Tari Piring. Saman Dance juga kembali dibawakan yang kali ini oleh dua grup berbeda, yaitu Sanggar Tari Athens Middle School yang dibimbing Sandra Nahdar dan Permias Saman Dance Troupe. Para murid bahasa Indonesia di OU juga tidak mau kalah menghibur para tamu dengan beberapa lagu daerah yang mereka bawakan dengan ceria.

Sembari mengantri makan, para tamu tak dibiarkan diam dan menunggu sampai bosan. Di-host oleh Arin, panitia menyediakan game, memberi pertanyaan-pertanyaan tentang Indonesia, dan memberi hadiah bagi mereka yang bisa menjawab. Semua anggota Permias memang benar-benar ingin menghibur para tamu malam itu.

Lantunan suara merdu para biduan Permias, seperti Eka Dwipayana, Wini Pratiwi, Karmila Mahmud dengan iringan gita Il Sangaji dan Mas Rudi Sukandar, membawakan lagu-lagu merdu Indonesia dan lagu-lagu daerah, benar-benar menjadi pengring dinner yang membuat tamu semakin menikmati berbagai makanan yang disajikan.

Di ujung acara, “tuan rumah” melai menampilkan poco-poco dan mengajak seluruh tamu berpoco-poco ria bersama. Tidak pandang bulu, profesor, mahasiswa, anak-anak semua ikut bergembira dengan gerakan poco-poco yang mereka ikuti.

Akhirnya, setelah lelah, acara ditutup dengan seluruh crew acara naik ke atas panggung dan memberi salam terima kasih pada seluruh tamu. Banyak komentar positif dari para tamu terhadap Indonesian Night ini. Beberapa mengatakan acara tersebut sebagai salah satu acara cultural night paling hebat di OU. Kehabatan ini sebenarnya tidak lepas dari kehabatan para tamu dalam mengapresiasi semua yang kita tampilkan dan kita sajikan di acara tersebut.

Semoga, tahun depan Permias OU bisa mengadakan Indonesian Night dengan lebih hebat lagi, dengan belajar pada kekurangan-kekurangan Indonesian Night tahun ini.

Sunday, January 27, 2008

Saman Dance by Athens Middles School Students

Jan. 25th 2008 at Baker Center 4th floor, Permias (Indonesian student associat...ion) Ohio University celebrated Indonesian Night together with Athens public. This is one of the performents by Athens Middle school student, when they had rehearsal two hours before the Indonesian Night.

Here is the video on youtube:
http://www.youtube.com/watch?v=m5ix1t0TE4k&eurl=http://video.aol.com/video-detail/athens-middle-school-student-perform-saman-dance/3891489824



Friday, January 25, 2008

Arin, Presiden Terpilih Permias Athens

Athens, 24 Januari 2008. Setelah melewati masa kampanye yang cukup “menegangkan” selama satu minggu, akhirnya pemilu PERMIAS benar-benar digelar. Kini, batas waktu 5 hari untuk memberikan suara telah habis. Kemarin, tepat jam 12 tengah malam tanggal 24 Januari 2008, seluruh anggota Permias ”manteng” di depan monitor masing-masing untuk mengetahui hasilnya. Bahkan ada yang rela stand-by di Alden library sampe tengah malam demi untuk melihat hasil pemilihan. Sayangnya, serangan fajar (money politik) yang diharap-harap oleh mantan ketua permias tidak terjadi. Rupanya para kandidat tahu betul kalau uang serangan fajar bergambar Pak Harto mesem itu sudah dilarang beredar (lha soalnya Pak Harto sedang sakit keras, jadi gak bisa mesem lagi).

Hasil pemungutan suara menunjukkan bahwa Arin mendapat kemenangan mutlak dengan perolehan 13 suara (41.94%). Selanjutnya para kandidat dari partai PIMJY (Partai Ibu2 Muda Jablay..), yang disebut-sebut paranormal terkenal, Jokondo-kondo, akan akan ketiban pulung, bersama-sama menempati urutan kedua dengan perolehan maisng-masing 5 suara (masing-masing 16,13%). Urutan suara ketiga ditempati oleh Adilla (2 suara/6,45%) dan disusul Gugun (1 suara/3,23) pada urutan ke empat. Sesuai peraturan KPU (singkatan dari : Komite Pemilihan Un-line – pokoknya dipas-pasin aja yach!), berhubung ada tiga kandidat yang memperoleh jumlah suara sama, maka akan diadakan pemilihan lagi untuk menentukan wakil presiden Permias, kelak dikemudian hari.

Menurut para pengamat politik di Ohio University seperti Bill-Farid, Bill-Chozin dan Bill-Gedel, pemilu Permias kali memang benar-benar lebih demokratis dari pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan menggunakan sistem pemilu online melalui mailing-list, para pemilih benar-benar terjaga privasi dan independensinya. Hal senada juga diungkapkan oleh sejarawan muda didikan Bill Frederick: Bill-Soni. Menurut Bill-Soni, meskipun calon dukungannya hanya jadi underdog, dia tetap akan mendukung presiden terpilih karena pemilunya dilakukan secara demokratis.

Adrian Budiman, ketua KPU yang menjadi desainer sistem pemilu online kali ini, juga mengiyakan pernyataan para pakar (Pakar = apa-apa dibuat sukar) dan para calon botakwan di atas. Menurutnya, sistem Pemilu Permias memang semakin lama semakin rapih. “Dulu, kalau mau pergantian pengurus kita suka main tunjuk-tunjukkan: kamu ketua ya ! kamu wakil ketua ya..!; dulu nggak ada sistem pemilu seperti sekarang ini”, ungkapnya. ”Sudah saatnya Permias diurus oleh generasi muda yang lebih rapih, visoner dan enerjik”, imbuhnya. Sebagai orang yang tidak lama lagi akan meninggalkan OU, secara pribadi ia juga ingin mewariskan susuatu yang ”bagus” kepada generasi penerusnya; salah satunya berupa system pemilu baru ini.

Secara terpisah, kami berhasil menghubungi presiden terpilih, sesaat setelah proses penghitungan suara selesai. Dalam wawancara telepatiya (karena kebetulan beliau sedang di alam lain, alam tidur !), Arin, yang bernama lengkap Dyah Ariningtyas HP (uh,...namanya panjang benget – ngabis2 tinta luh...!; HP-nya singkatan dari apa seh?, yang jelas bukan HandPhone khan...:), sempat mengungkapkan keterkejutannya atas berita terpilihnya dia. Menurutnya, berbagai konspirasi bersandi seperti 402, IC, Pink, dan sebagainya turut bermain dalam ”menjebak” dia menjadi presiden. ”Tapi apa mau di kata, semua sudah terjadi - nasi sudah menjadi bubur (wah...enank dunk?, mbak Mila bikin bubur lagi dunk!) - tinggal saya akan berusaha mengemban amanah sebaik-baiknya”, begitu komentarnya mendengar berita terpilihnya dirinya.

Sementara KPU masih sibuk untuk men-setting pemilu menentukan wakil presiden, semua anggota Permias hari ini kembali disibukkan oleh Persiapan acara Indonesian Dinner yang rencananya akan di gelar nanti malam, Jum'at (24/1/07) pukul 6.30 pm. Semua anggota Permias, termasuk para kandidat president baik yang terpilih maupun tidak terpilih, bekerja bahu-membahu mensukseskan jalannya acara tersebut demi membawa nama bangsa.

Wednesday, January 16, 2008

Dua Perhelatan Besar PERMIAS: Pemilu dan Indo Dinner

Sebentar lagi permias akan punya dua gawe besar sekaligus: Indonesian Dinner dan Pemilu Presiden. Mengenai Indonesian Dinner, saat ini hampir seluruh warga Permias disibukkan dengan persiapan menjelang acara. Pak President Farid, yang sebentar lagi akan longsor (eh..lengser..) itu, sampe-sampe jarang mandi gara-gara memikirkan persiapan acara. Sementara sang wakil presiden, Sandra, terpaksa sering ngendhon di Alden library ampe pagi demi mengawal perjalanan kepanitiaan.

Nah, disela-sela persiapan Indonesian ini, suasana di PERMIAS juga sudah mulai memanas dengan semakin dekatnya jadwal waktu pemilihan presiden baru. Sementara Mas Adrian, ketua dan sekaligus anggota merangkap administrator KPU PERMIAS, sibuk mempersiapkan sistem pemilihan on-line, para kandidat naga-naganya juga mulai aktif meng-aproach para calon pemilih. Metode aproach-nyapun bermaca-macam: ada yang cukup menebar senyum politik, ada yang suka ntraktir, dan bahkan ada pula yang mengorganisir pertemuan rahasia. Menurut kabar burung dari para burung di Athens, sudah terendus akan adanya mune’ pulitik. Sayangnya, sampai saat ini, Farid yang sudah deklarasi diri bersedia menerima money politik (untuk persiapan pulang kampung neh..), belum juga ada yang bernafsu membeli suaranya.

Rame-nya lagi, kandidat yang diajukan dalam pemilu kali ini jauh lebih banyak dari pada tahun lalu. Terhitung ada 6 kandidat yang akan bertarung memperebutkan kursi panas, presiden permias. Lebih huebat lagi, mayoritas kandidat adalah perempuan (hanya 2 yang laki-laki). Ini pertanda memang sudah saatnya wanita yang memimpin. Berikut ini adalah profil para kandidat permias tersebut. Untuk menghindari bias, profil disusun berdasarkan urutan abjad:

Adila Prasodojo: Gaul Bhooo !!!

"Adila itu lama panas"- Bunda (Bundanya Adila sendiri)

Nama lengkapnya Adila Prasodjo. Panggilannya Dila. Bisa ditebak dari nama belakangnya yang pakai O, kalau calon presiden Permias yang satu ini berasal dari keluarga terdidik. Makanya, kalau mau punya pemimpin yang berasal dari keluarga terdidik pilih Adila. Kalau gak mau, pilih siapa aja hiii.

Menghabiskan masa kecil di Amerika merupakan modal berharga untuk jadi tenar di lingkungan kampus Ohio University. Soalnya, Dila udah seperti native American (hiii) kalau bicara English. Bahasa Inggrisnya udah nge-slank. Bukan begitu buddy? Gak aneh, kalau Dila punya 136 teman di OU (Facebook, 1/16/2008) dari berbagai latar belakang agama, negara, ras, jenis dan bentuk kelamin, dll. Bayangkan kalau dia berhasil minta sumbangan ke tiap temennya sebesar 5 dolar/bulan aja, pasti anggota Permias tidak perlu iuran lagi (Enak kan?). Yang pasti, meskipun tidak dapat sumbangan dari temen-temennya, keberadaan mereka sangat penting untuk mendukung keberhasilan kegiatan-kegiatan Permias.

Sudah setahun lebih Dila berada di lingkungan OU. Berarti sudah lebih setahun pula, Dila menggeluti dunia gaul ala Athens (elu emang gaul kan Dil ?). Maka sangatlah wajar kalau sophomore yang sedang menggeluti Ilmu Komunikasi, Ilmu Psikologi, dan Bahasa Jepun ini, sudah mengenal lebih banyak kehidupan warga OU. Ini akan membuat gampang Permias dalam meminta sumbangan (lho? salah, cut cut), memudahkan publikasi kegiatan-kegiatan Permias. Dila pasti punya cara yang lebih keren untuk mengajak masyarakat Athens dan warga OU menghadairi kegiatan-kegiatan Permias. Kapan lagi Permias punya Presiden gaul?

Brian Arieska: Bisa garing-segaringnya !

”Kayaknya pemilu taon depan partaiku uda banyak member deh....... PIMJY ---- Partai Ibu2 Muda Jablay. Yuuuuuuuuk doain kita menang di pemilu ye....... (Ajeng, Friendster, 11/26/2007 8:17 am)

Tuch khan,......kayaknya jauh-jauh hari kandidat yang satu ini sudah menyiapkan karir politiknya di kerajaan Permias ini dech! Buktinya, (tuch..baca testimony di atas ! jelaskan…?) Mas Brian sudah menyiapkan tunggangan khususnya berupa partai pulitik bernama PIMJY (Partai Ibu-Ibu Muda Jablai Yuuuk). Tak tanggung-tanggung, sang istrilah yang ditunjuk untuk menjadi pemimpin partainya….waw…! Jangankan di Indonesia, di Athens ini aja, PMIJY pasti sudah banyak anggotanya tuch. Barusan, aja Mbak Lina kayaknya juga masuk jadi anggita neh? (J). Eh,...Brian, …bukannya dua orang kandidat president yang lain juga member partai PIMJY? J

Lebih lanjut, kandidat ini juga gemar olah raga loh !, terutama sepak bola. Beliaunya adalah salah satu penguat dari salah tim sepakbola di Athens. Kalau spring quarter, pastilah kita akan sering saksikan mantan bujangan ini beraksi di lapangan hijau dekat River Park. Makanya, warga permias jangan kuatir untuk milis dia ! Pasti Permias akan dibuat sehat jika bersedia memilihnya sebagai president.

Sebagai salah satu dari kandidat cowok dalam bursa president permias, Brian diprediksikan gak bakal kalah garingnya dengan president yang lama. Meski selama ini masih malu-malu meluchu, tapi aura tubuhnya menyiratkan sinar lembayung kelucuan yang tiada tara. So, pilih brian atau atau tidak sama sekali !

Dyah Ariningtyas: Ceria Terusssss…..!!!

“Now I know you are a good cook!” (Ryoko Oi 8:16am 1/14/2008)

Perhatikan kutipan di atas. Sebuah penghargaan langsung dari warga Negara Jepang terhadap calon presiden yang satu ini: Arin. Menjadikannya sebagai satu-satunya calon presiden Permias yang diakui kehandalan masaknya oleh bangsa lain di deapn umum. Meskipun yang dimasak sejak kedatangannya hingga potluck terakhir tetap sama, yaitu martabak, keahlian ini akan sangat bermanfaat untuk perkembangan Permias yang akan dating. Sebagai warga Negara Indonesia yang jauh dari tanah air, rasa kangen sama makanan Indonesia, bakal bisa terkurangi dengan keahlian Arin membuat martabak yang eueeeenack. (Bisa dieksmpor ke Jepang tuh, terus uang hasil ekspornya buat mendanai kegiatan Permias).

Arin punya jiwa kepemipinan yang kuat. Belum jadi presiden Permias, Arin sudah sering dituwake oleh anggota Permias dari sayap Beasiswa Unggulan, program beasiswa yang merupakan kerja sama OU dengan Pemerintah RI. Nah, dengan kondisi ini, Arin bisa mulai menguatkan kerjasama Permias OU dengan Pemerintah RI dari segi dana. Arin pasti akan mudah untuk mengundang bapak dan ibu dari Keduataan RI di DC untuk dinner di China Fortune atau Lui Lui. Tidak usah terlalu sering, tiap bulan sekali sudah cukup. Setuju ???

Satu lagi yang penting dicatat dari Arin sebagai capres Permias yaitu pembawaanya yang cerah ceria. Kalau anggota Permias lagi stres dengan assignment atau sedih karena kiriman beasiswa belum sampai, datangi aja Arin, pasti stres dan kesedihan akan hilang seketika. Masih ingin bersedih dan stres ? Jangan pilih Arin! Mau cerah ceria dan bahagia? Pilihan Arin ! Gitu aja kok repot………..

FK Fitria Kurniasih: Full of Luv…

“….no one of us is as strong as both of us-with love” [abi], (RATRI friendster, 10/14/2007 2:32 am]

Cinta itu memang dahsyat dan agaknya cinta itulah yang akan menjadi jargon utama FK untuk mempimpin Permias ke depan. Baca testimony di atas khan? Coba dech…diucapin keras-keras ! susah khan? Itu kiriman dari si mantan pacarnya FK yang pake inisial Ratri. Nah,…begitulan kira-kira tantangan permias ke depan, berbagai kesusahan akan meradang-menghalang. Tapi, jangan kuatir, kekuatan cinta FK akan menerjang-terjang menghadang segala penghalang.

Selain itu, sifatnya yang supel (suka pel-empuan?) menjadi nilai tambah tersendiri buat FK untuk maju menjadi kandidat presiden. Tak heran jika saat ini temannya sudah bertaburan di seantero OU, meskipun si doi masih tergolong mahaiswa baru. Tak jarang, orang dibuatnya kecelik kalau ternyata dia sudah menjadi istri dari seorang suami.

Olah raga?.... jangan salah, beliaunya hobi banget renang tuch..! makanya, kalau FK jadi presiden, dijamin seluruh warga permias suehat wa-apiatz dech…! Salah-salah permias akan punya sekretariat baru yang super buesaar, yaitu Aquatic center atau Pink center. Lebih seru lagi, ada kemungkinan Permias bakalan punya secretariat bawah air…pa gak seru tuch…! Dan satu lagi,....FK salah satu penggemar Donkey kafe!

Gugun Gunardi: Cool Abiiis Bo’!

“…belum kenal lama si tapi orangnya asik juga, good luck yah... (EKA, Friendster, 05/16/2007 12:58 am).

Ya betul,…. meski agak pendiam (kalau lagi tidur maksudnya), orangnya asik juga. Selain asik dirgauli, kayaknya doi asik juga untuk dikerjain....(soale gak gampang marah). So, kalo Kang Gugun jadi president, permias bakalan damai dunia akhirat...peace..peace..peace...! Abis, selain sikapnya yang cool (bukan cool-ang ajar loh..!) banget, dari air mukanya, kayaknya AA’ Gugun juga rajin sembahyang dan suka ke mesjid (jadi ingat, para sopir yang juga suka ke Mesjid utk numpang pipis he he he).

Olahraga? naga-naganya sich, doi gemar banget sepak bola neh..!, (tapi hanya sebagai penonton). Tapi gak masalah, yang jelas, sebagai penggemar olah raga, AA’ Gugun pasti bakal support benget untuk bikin anggota permias sehat.

Trus, pria lajang berdarah peralihan antara Sunda dan Jawa ini memang cocok banget jadi president. Wataknya yang kalem dan tidak suka menonjolkan diri (elu memang gak punya sesuatu yang menonjol khan..?) akan menjadikan permias tempat yang bagus untuk berkembang bagi para anggotanya. Sebagai pemimpin, AA Gugun pasti akan mendahulukan kepentingan anggota dari pada ambisi pribadi. Tul gak Gun?

Nelly Martin: Super Duper Kotchak !

“Mama Nel,....Happy New Year ya...Salamin buat papa leskoy juga..hehe
iya mama maafkan aku.........luv u…”
(KaRdI, friendster 01/3/2008 7:59 pm).

Membaca testimony friendster di atas, pembaca pasti sudah menduga seberapa dalam sikap keibuannya. Ya,…kandidat president ini memang sangat keibuan (tapi tidak kesebelasan loh…!), makanya sangat cocok jika dipilih menjadi ketua permias. Anak-anak permias pasti akan merasa at-home di Athens karena dipimpin oleh seorang ibu.

Jangan lupa, sikap keibuannya sama sekali tidak mengurangi keceriannya loh..! Auranya yang dilingkupi warna kelucuan semakin sempurna dengan kemampuan ngebanyolnya yang tiada tanding tiada banding. Jika dilakukan voting, siapa yang paling lutchu di antara penduduk Indonesia di Athens ini? Jawabannya pasti Nelly.

Tambah lagi, selama ini kita dah terlanjur banyak hutang jasa karena selalu memakai rumah Nelly sebagai tempat party (wah,..itu bukan dari strategi kampanye khan?). Makanya, bagi yang tidak bersedia milih Nelly, “termasuk dalam golongan orang-orang yang tidak tahu diri” (q.s. Surat Al-banyol 107). Soal politik uang, jangan salah…Anthony, temen serumahnya yang asisten direktur itu pasti tak segen-segen obral duit receh demi mendukungya !


Demikianlah sekilas profil para kandidat presiden PERMIAS. Adapun jadwal lengkap seluruh proses pemilu adalah sebagai berikut: 12-18 Januari 2008; masa kampanye 19-24 online voting; 25 Januari 2008 Serah terima jabatan pada acara Indonesian Dinner.

Menurut ketua KPU, Adrian Budiman (watchout KPK !! nanti bisa ketangkap bassah), tanggal 19, email akan dikirim dari dari forum Permias dengan link untuk voting online dengan setiap account hanya bisa milih satu kandidat. Selama voting berlangsung, pemilih bisa login ke milis Permias dan melihat hasil perhitungan suara secara real-time. Perlu diketahui, bahwa perhitungan suara dilakukan secara otomatis oleh sistem, dan tidak ada campur tangan moderator. Voting akan ditutup tanggal 24 dan sistem akan mengirim hasil ke semua anggota. Suara terbanyak akan menjadi ketua Permias baru. (chz/frd)

Tuesday, January 15, 2008

Rekreasi Permias

Saturday, January 05, 2008

Tahun Baruan di Athens, OH

Tahun baru mahasiswa Indonesia di Athens kali ini cukup meriah. Seluruh member PERMIAS berkumpul bersama di apartemen University Commons 1704, bersama-sama menghitung detik-detik terakhir tahun baru. Seperti biasanya, acara makan-makan bersama menjadi pembuka acara malam itu. Setiap mahasiswa membawa makanan masing-masing. Demi semakin menyambungkan suasana dengan perayaan tahun baru di seluruh AS, TV-pun dinyalakan untuk melihat suasana perayaan di kota-kota besar.

Acara penutupan akhir tahun itu semakin meriah dengan adanya saling tukar kado tahun baru. Setiap peserta datang diwajibkan membawa kado tahun baru yang dibungkus dengan kertas koran. Kado harus bernilai antara $5-$10 dan di dalamnya diiberi pesan secara khusus. Tiga puluh menit menjelang pukul 00.00, kado dibagi-bagi sesuai dengan urutan nomor yang tertera. Setiap peserta secara random mendapatkan kado tahun baru dari orang yang berbeda. Kado tersebut juga disertai dengan kalimat-kalimat penyemangat menyambut tahun baru.

Akhirnya acara penghitungan detik-detik terakhir menyambut tahun dilakukan secara bersama-sama. Pas pada datik terakhir, bersamaan dengan Caesar, mahasiswa dari Timor Leste, membuka tutup botol sampanyenya, beberapa mahasiswa yang anti-alkohol juga turut minum air putih dan jus sebagai tanda dimulainya tahun baru.

“Selamat tinggal tahun 2007, selamat datang tahun 2008."
Kemarin adalah kenangan; saat ini adalah kenyataan; dan besok adalah harapan."

"Beruntunglah bagi orang yang hari ini lebih baik dari kemarin, dan besok lebih baik dari pada hari ini.”

Foto2 Acara: New Year in Athens by Sandra and by Farid

Wednesday, January 02, 2008

Alumni Permias Athens Dirikan Muhammadiyah Cabang AS

Dilaporkan oleh Chozin

Boston, 1 Januari 2008. Seorang alumni Permias Athens, Sukidi Mulyadi, mendeklarasikan berdirinya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Amerika Serikat. Acara deklarasi dilakukan di Somerville, Boston dengan dihadiri oleh sekitar 30-an orang anggota Muhammadiyah dan anggota Muhammadiyah. Hadir sebagai penceramah Muhammad Ali, kader Muhammadiyah yang juga Assistant Profesor di University of California at Riverside. Sementara doa penutup di dibacakan oleh Ulil Abshar Abdalla, kader NU yang juga pendiri JIL.

Acara deklarasi juga disambut baik oleh IMSA (Indonesian Muslim Student Association in America), organisasi komunitas muslim Indonesia yang sedah lama eksis di AS, dengan membroadcast acara secara langsung di radio internet milik IMSA (http://imsa.us/).

Sukidi adalah alumni jurusan Southeast Asian Studies, Ohio University tahun 2004. Sikapnya yang humoris menjadikannya banyak dikenang oleh kolega-koleganya di Ohio University. Kini beliau masih studi PhD di Harvard Univeristy (chz).

Saturday, December 22, 2007

Gugun Ulang Tahun: Amira Jadi Bintangnya

Foto: Sedianya, Amira adalah penerima pertama kue ultah

Dilaporkan oleh Muhammad Chozin
Athens, 20 Desember 2007, Gugun Gunardi, salah seorang warga baru Permias merayakan ulang tahunnya yang ke-27. Acara tersebut di ramaikan dengan makan-makan bersama di apartemen University Commons, tepatnya di rumah nomor 1704.

Hampir seluruh warga Permias menyempatkan hadir dalam acara tersebut, termasuk mahasiswa dari beberapa Negara lain. Termasuk dalam daftar tamu yang hadir adalah si lincah, Amira Savitri (7). Tak ayal lagi, putri bungsu keluarga Adrian-Tiwi tersebut malah menjadi bintang acara. Gayanya yang khas sebagai “anak Amerika” disertai kelincahan dan kelucuannya menjadikan hiburan tersendiri bagi tamu yang hadir malam itu.

Selesai pemotongan kue ulang tahun, acara dilanjutkan dengan menonton bersama program discovery channel yang malam itu menampilkan tayangan khusus yaitu “the Last Standing Man”. Mengapa khusus? Karena tayangan itu menampilkan perjalanan para jago-jago tarung Amerika yang berguru ke Jawa Barat untuk belajar ilmu pencak silat dan sabung dengan pendekar lokal di sana.

Foto-foto acara bisa dibuka di: http://www.flickr.com/photos/adrians/2129027992/in/photostream/

Thursday, December 20, 2007

Kisah Liburan Winter Break ala Nelly

“On Nov 22, 2007, as the Americans were so busy preparing for the big thanksgiving dinner, I flew to Amsterdam, NL from Columbus”, begitulah kalimat yang ditulis oleh seorang warga permias, Nelly, dalam blog multiplynya. Liburan winter break ini, Nelly menyempatkan diri untuk bisa jalan-jalan ke Eropa, menikmati keindahan negeri Belanda berrsama suami tercintanya. Sementara Eka pergi memilih ke Washington DC menjenguk kekasih hatinya. Sedangkan sebagain besar warga permias yang lain memilih untuk tetap setia tinggal di Athens mungil ini. Ditengah sepinya kota Athens karena ditinggal para mahasiswa liburan, para warga permias menghibur diri dengan berbagai acara ulang tahun, potluck, olahraga, nonton film bersama, dsb.

Omong-omong kegiatan liburan, Nelly banyak menuturkan pengalaman-pengalaman perjalanannya di kota Eindhoven, Belanda. Menurutnya, pelajaran berharga yang ia peroleh dari sana adalah keramahan kota tersebut pada lingkungan. Pengguna sepeda mendapatkan tempat khusus di kota tersebut. Disamping itu, pelayan publik yang lain seperti ticketing system, bus kota, dan taman kota tersedia dengan sempurnanya. Ringkasnya, bagi Nelly, selain Eindhoven menjadi kota yang akan ia kenang karena keindahannya, kota tersebut juga akan dikenang karena ketertibannya. Jika ingin baca lengkap penuturan kisah perjalan liburan Nelly, silahkan buka blog berikut ini: http://nellylesky.multiply.com/

Suasan Iedul Kurban di Athens

by Muhammad Chozin

Athens, 19 Desember 2007
Apa yang dilakukan para mahasiswa Indonesia di AS saat lebaran kurban? Tentu jawabannya bukan menyembelih kurban. Di Athens, meskipun hari raya kurban, tak ada kambing atau sapi yang disembelih. Selain karena memang dilarang menyembelih hewan di tempat publik, binatang yang akan disembelih juga tidak ada. Kegiatan lebaran kurban kali ini paling sekedar datang ke masjid (Islamic Center) untuk sholat ied, habis itu pulang ke apartemen masing-masing.

Beruntunglah, seperti pada lebaran iedul fitri, keluarga Pak Yojo mengundang semua warga permias untuk makan-makan di rumahnya. Meski tanpa daging kambing atau sapi, acara makan-makan setidaknya mengobati rasa kangen akan Indonesia. Santapan opor ayam dengan ketupat menjadi pengganti suasana ied ala negeri sendiri

Foto-foto iedul adha

Sunday, December 16, 2007

Kunjungan Atdikbud ke Athens

Reported by: -FK-

Rabu, 12 Desember 2007, PERMIAS-Athens kedatangan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) dari KBRI Washington DC. Tepatnya ada 3 orang yg berkunjung, Bapak Haris Iskandar, Ibu Enda, dan Bapak Made.

Kunjungan bersifat silaturahmi sambil menanyakan bagaimana progress yang sudah dilakukan oleh para penerima Beasiswa dari Atdikbud.. Selain itu, bagi warga PERMIAS, kunjungan silaturahmi ini juga merupakan ajang perbaikan gizi.. pasalnya selesai bertemu dengan pimpinan Universitas, seluruh warga PERMIAS diajak untuk makan malam di China Fortune, the finest Chinese Restorant at Athens, dengan menu utama bebek goreng..

Kedatangan rombongan permias ini juga membuat pemilik China Fortune bergembira. Disaat bisnis sedang sepi gara-gara mahasiswa OU pergi dari Athens dalam rangka liburan winter break, ternyata masih ada rombongan mahasiswa Indonesia yang datang dan menghabiskan hidangan-hidangan dengan lahapnya.. Saking gembiranya, selesai makan, pemilik China fortune menyediakan special dessert buat warga PERMIAS..

Foto-foto pertemuan ini bisa dilihat di: Dinner Pictures

Wednesday, December 12, 2007

Anggota Permias Menikah: Lina Himawan dan Airlangga

Dari kiri: Maru, Winna, Eski, Anis, LINA & ANGGA, Erda, Elis, Daniel

Berdasarkan info dari Winn@ (Ohio ‘06)

Surakarta, 8 Desember 2007

Setelah lama hidup menyendiri di bumi Amerika, akhirnya sdri. Lina Kurniasih Himawan, atau lebih akrab dipanggil Mbak Lina resmi melepas masa lajangnya dipangkuan seorang pangeran bernama Airlangga Dermawan (Angga). Demi mengemban misi tersebut, jauh-jauh hari, tepatnya November lalu Mbak Lina secara khusus terbang dari Ohio, AS menuju ke Solo, Indonesia.

Acara pemberkatan dan peneguhan pernikahan berlangsung secara khidmat pada hari Sabtu, 8/12/2006 pukul 16.00 di GKI Sangkrah, Solo. Selanjutnya, acara perjamuan dilangsungkan di restaurant Orient pada pukul 19.00 WIB dengan sajian menu pembuka bebek panggang (wuih lezaatnya!). Beberapa alumni PERMIAS Athens secara khusus turut datang memeriahkan acara tersebut, diantaranya: Pdt. Daniel Harahap (Jakarta), Eski (Jakarta), Erda (Banjarmasin), Anis S (Semarang), Elis Anis (Yogyakarta) serta Winna dan Maru ‘n partner dari Bandung. Lebih seru lagi, mereka bahkan sempat secara khusus menyumbangkan lagu untuk mempelai berdua di hadapan hadirin.

Bagi alumni PERMIAS Athens, acara tersebut juga menjadi ajang reuni. Mereka yang kini tinggal di kota-kota berbeda bisa berkumpul lagi sambil mengenai masa-masa indah saat aktif di PERMIAS Athens, Ohio. Kita tunggu undangan pernikahan selanjutnya yang menurut desas-desus bakalan disebar dari kota Semarang (^-^).

Foto-fot acara: Pernikahan Lina